Merapikan Laporan Keuangan “Awal Tahun Beres-Beres Laporan Keuangan Yukk!

Laporan keuangan disebuah bisnis adalah sebuah aspek yang begitu penting, kelancaran bisnis akan sangat bergantung pada laporan keuangan ini. Meski menjadi sebuah hal yang penting tak jarang kita temukan di dalam bisnis dengan laporan keuangan yang berantakan. Berantakannya laporan keuangan sebuah bisnis dapat menjadi sebuah titik hitam, dan itulah yang harus dihindari.

Hampir sebagian besar kasus gagalnya sebuah bisnis karena proses pengelolaan keuangan yang salah, dan untuk mengindari terjadinya kesalahan tersebut perlu adanya sebuah laporan dimana anda sebagai pemilik usaha dapat melihat kondisi finansial bisnis dari laporan tersebut.

Membuat laporan keuangan tampil rapi sebenarnya tidak rumit, berikut tips merapikan laporan keuangan di awal tahun:

1. Menggunakan Aplikasi System Laporan Keuangan

Untuk memberikan kemudahanan ada baiknya untuk membuat laporan keuangan bisnis menggunakan sebuah software khusus, dengan software ini bentuk laporan akan tersimpan dalam format yang telah ditentukan. Selain itu proses pembuatan laporan keuangan membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga penggunaan aplikasi keuangan dinilai sangat cocok untuk menangani proses pembuatannnya. Gunakan software keuagan yang user friendly agar mudah untuk dioperasikan oleh staff anda, akses untuk software ini sebaiknya dibatasi agar tidak terjadinya kesalahan terhadap laporan. Software akutansi yang sudah banyak digunakan para pengusaa adalah Accurate Online ada, software akutansi berbasis web based yang mudah digunakan kapan saja dan dimana saja. Sudah banyak para pembisnis merekomendasikan Accurate Online karena selain harga yang terjangkau dan user friendly.

2. Antara Jenis Transaksi di Pisahkan

Dalam sebuah bisnis retail terdapat banyak jenis transaksi yang melibatkan keluar masuknya uang, dan jenis-jenis transaksi ini harus dibedakan satu sama lain. Hal ini penting dalam pencarian data jika diperlukan suatu waktu. Contoh yang paling umum ialah transaksi penjualan harus dibedakan dengan transaksi pembelian. Lebih detailnya lagi tranksaki pembelian dibedakan berdasarkan kategori barang yang dibeli agat tidak kecolongan. Dengan Accurate Online anda sangat terbantu untuk memisahkan transaksi pembelian dan transaksi penjualan.

Baca Juga: Cara Membuat Faktur Penjualan Melalui Accurate Online

3. Catat Setiap Transaksi

Sekecil apapun bentuk transaksi yang terjadi di bisnis anda tidak boleh terabaikanan, seluruh bentuk transaksi dicatat rutin setiap harinya, karena setiap harinya tentunya akan ada jenis transaksi yang berbeda-beda. Sebagai tambahan anda dapat membentuklah staff khusus yang menangani masalah laporan keuangan ini. Dari transaksi harian didapatlah sebuah kesimpulan mengenai jumlah transaksi selama sebulan. Jumlah inilah yang dilaporkan dalam laporan keuangan bulanan. Selain laporan keuangan tahunan terdapat juga laporan keuangan bulanan. Terpisahnya laporan selama setiap bulannya ini dengan tujuan agar anda mudah dalam melakukan pengecekan.

4. Selesaikan Transaksi Yang Belum Selesai

Ketika memasuki kalender kerja satu bulan, Anda dianjurkan memeriksa lebih detail setiap transaki yang ada. Lebih difokuskan kepada transaksi-transaksi yang belum diselesaikan, jika ada, maka segera selesaikan. Baik terkait utang maupun piutang, transaksi yang selesai tepat sesuai dengan jadwal akan memudahkan dan memperjelas laporan keuangan yang akan Anda buat.

Jangan menunda lagi, segera lakukan hal ini agar tidak terjadi penumpukan laporan transaksi yang nantinya akan semakin mempersulit pembuatan laporan keuangan bisnis Anda. Pastikan laporan keuangan bulanan Anda siap setiap akhir bulan, transaksi yang tercatat secara perinci akan mempercepat dalam pembuatan laporan bisnis Anda.

5. Evaluasi Tahunan

Setelah step-step di atas Anda susun secara rapi, maka ketika akhir tahun Anda tidak akan kesulitan lagi dalam menyusun laporan keuangan bisnis Anda. Anda bisa membuat laporan keuangan akhir tahun berdasar laporan bulanan yang sudah Anda susun sebelum-sebelumnya.

Tidak beda dengan laporan bulanan, laporan akhir tahun juga membutuhkan data-data statistik dan bukti-bukti transaksi yang ada. Pembuatan laporan akhir tahun akan semakin mudah jika Anda telah memiliki data-data yang dibutuhkan. Maka ketika Anda sudah menyusun laporan bulanan tiap bulan, itu akan semakin mempercepat kerja akhir tahun Anda.

6. Jangan Lupa Back Up Laporan Keuangan

Walaupun seluruh transaksi tercatat pada aplikasi, penting untuk memiliki back up fisik laporan keuangan tersebut. Jika terjadi sesuatu pada software anda tidak akan kehilangan seluruh datanya. Akan lebih baik lagi jika laporan keuangan bisnis disimpan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, umumnya untuk evaluasi dinilai dari kondisi selama 4 tahun terakhir.