Kita semua mendapat musibah dengan adanya wabah virus corona yang saat ini sedang melanda hampir diseluruh belahan dunia tidak terkcuali negara Indonesia. Wabah corona juga mengakibatkan hal buruk bagi perekonomian, berbagai sektor industri besar, menengah, dan kecil juga ikut terkena dampaknya.   Kebanyakan para pengusaha memprediksi, bahwa perusahaan masih bisa bertahan hingga Juni. Namun, ada pula beberapa sektor usaha yang menyerah dan pasrah karena dampak penyebaran virus ini.

Wabah virus corona yang sedang melanda Indonesia tidak hanya menimbulkan efek negatif, tapi juga ada efek positif terhadap munculnya peluang usaha yang baru. Kamu bisa mengambil peluang tersebut di tengah wabah virus corona,

6 Ide Bisnis Selama Wabah Virus Corona

  • Berjualan jualan Masker dan Hand Santizer

Harga masker yang mulanya dijual Rp2.000/lembar melonjak hingga 10 kali lipat. Tertarik? Maka Anda  juga harus berpikir ulang. Sebab aksi penjualan dengan harga yang tak wajar dan penimbunan masker bakal diciduk kepolisian. Selain masker, hand sanitizer juga termasuk kedalam daftar barang yang sangat dicari. Tuntutan untuk tetap bersih dan higienis memaksa masyarakat untuk membekali mereka dengan hand sanitizer, agar bisa membersihkan tangan mereka dimana saja dan kapan saja. Sayangnya, hal ini malah dijadikan peluang usaha oleh orang-orang dengan membeli dan menimbun hand sanitizer dalam jumlah banyak. Setelah itu, penjual akan menjualnya dengan harga yang sangat mahal.

  • Jualan Suplemen Vitamin

Dimasa Pandemi virus seperti ini kita perlu menjaga kesehatan, kesehatan menjadi hal terpenting dalam hidup karena jika tubuh sakit sedikit saja, maka akan membuat kita mudah terkena virus jahat. Demi memenuhi kebutuhan vitamin yang diperlukan oleh tubuh perlu mengonsumsi makanan yang bergizi atau bisa juga dengan meminum berbagai produk suplemen vitamin yang ada

Bisnis suplemen ini dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan bisa dilakukan di mana saja, baik rumah, kios atau secara online. Suplemen herbal dapat berupa serbuk, jus, pil, kapsul dan lainnya.

  • Bisnis Produk Kesehatan

Membuka bisnis kesehatan saat ini sangat menguntungkan. Di saat wabah virus melanda, peralatan kesehatan sangat banyak dicari orang, bukan hanya di dalam negeri juga hingga ke luar negeri.
Menjual alat perlengkapan kesehatan seperti sarung tangan, obat-obatan mencegah flu, dan baju anti virus bisa menguntungkan bagi Anda.

  • Bisnis Frozen food

Frozen food adalah makanan yang dibekukan, banyak dipilih karena lebih dianggap peraktis dan bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama serta dapat dimasak sewaktu-waktu. Peluang bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu repot. demi mejaga himbau pemerintah motede pemasaran  bisa dilakukan dengan melalui media online atau pun bisa mulut ke mulut dari orang yang dikenal  dalam rangka Social distancing untuk mengurangi interaksi dengan orang lain.

  • Menjual Rempah Tradisional

Anjuran untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan meminum minuman rempah-rempah juga mempengaruhi masyarakat. Rempah-rempah seperti jahe dan ginseng juga diburu orang-orang. Bahan-bahan ini menjadi ramuan minuman yang dapat membantu mereka untuk tetap fit dalam masa-masa genting saat ini. Hingga saat ini penyakit corona memang belum ada obatnya, tapi kamu bisa mencegahnya dengan meningkatkan sistem imun. Rempah tradisional seperti jamu, bisa meningkatkan sistem imun secara efektif. Kalau kamu menjualnya, pasti akan banyak orang yang minat terutama para orangtua yang dari dulu sudah percaya sama rempah-rempah.

Seperti kunyit, temulawak, jahe, kencur, kayu manis, laos, dan daun sereh. Kamu bisa buat inovasi pesan antar jamu biar lebih gampang, tapi kamu juga harus meramunya dengan benar ya biar orang-orang jadi tambah sehat dan kebal virus.

  • Jualan dengan Media Online

Anjuran menghindari pusat-pusat keramaian yang melibatkan banyak orang memang diungkapkan pemerintah pusat dan pemda di tengah wabah Covid-19. Tentunya, pemilik usaha di pusat perbelanjaan yang paling merasakan dampak negatifnya. Namun berdagang produk barang atau jasa tidak akan terpengaruh jika memanfaatkan internet/membuka toko online.

Coba jajakan produk melalui marketplace atau e-commerce. Pemasaran juga dapat memanfaatkan media sosial dan seluruh transaksi dilakukan online, baru barang dikirimkan ke konsumen. Dapat dibilang, online shop termasuk bisnis yang tidak terpengaruh bahkan justru makin diminati karena lebih praktis tanpa perlu keluar rumah.