bisnis kopi

Peluang untuk Memulai Bisnis Kedai Kopi Beserta Analisa Usahanya

Mau Punya Bisnis Kedai Kopi, Jangan Lupa untuk Analisa apa saja yang perlu Disiapkan.

 

Usaha bisnis kedai kopi saat ini adalah salah satu usaha yang sedang hits dan sangat digemari oleh pasar, terutama oleh generasi milenial maupun generasi Z yang senang meminum kopi ditengah kesibukannya sembali menghabsikan waktu di kedai kopi.

Melihat antusias pasar yang sedemikian besar, tak heran makin banyak pebisnis yang menjajal membuka kedai kopi mereka. Terlebih karena pegiat kopi tak hanya digemari oleh generasi milenial dan generasi Z, namun digemari di semua gender, baik laki – laki maupun perempuan.

Seiring dengan minat masyarakat akan kopi yang makin meningkat terus menerus, pengusaha kopi pun mengemas kopinya dengan berbagai macam inovasi yang saling adu kreativitas. Mulai dari kemasan yang unik, nama brand yang kreatif, bentuk penyajian kopi serta campuran rasa yang bermacam – macam. Masing – masing mengusung ciri khas dan keunikan masing – masing agar mendapatkan perhatian dari masyarakat. Semua inovasi tersebut tentunya tergantung pada segmen pasar yang berbeda – beda dan pasar yang seperti apa yang dibiding si pemilik kedai.

Peluang Besar Dibalik Usaha Kedai Kopi

Namun, dari sekian banyak variasi ciri khas yang berbeda – beda, satu hal yang sama dalam meraih kesuksesan sebuah kedai kopi adalah komunitas pecinta kopi itu sendiri. Cara paling mudah untuk memiliki komunitas pecinta kopi adalah dengan cara membuat komunitas itu sendiri sesuai dengan tema dan keunikan kedai kopi yang anda usung. Anda dapat membuat komunitas secara online dan melakukan pertemuan ‘ngopi’ bareng di kedai kopi anda. Semakin banyak orang yang mau bergabung dengan komunitas anda maka semakin sukses pula bisnis kedai kopi.

Tak hanya komunitas kopi. Anda juga dapat menarik komunitas lain yang bahkan jenis komunitas tersebut terdengar asing di telinga anda. Karena yang terpenting adalah komunitas tersebut memiliki sebuah tempat untuk berkumpul, berdiskusi atau bahkan bekerja bersama. Jika anda dapat menyediakan ruangan atau space tersendiri untuk komunitas tersebut, besar kemungkinan anda akan mendapat pelanggan baru yang nantinya akan menjadi pelanggan tetap.

Persiapan Memulai Usaha Kedai Kopi

  1. Menyiapkan konsep yang berisi ciri khas dengan matang

Menyiapkan konsep yang matang adalah langkah awal yang perlu disiapkan, karena membuka kedai kopi berarti anda siap bertarung dengan competitor anda yang tak terhitung jumlahnya. Untuk itu agar mampu bersaing, siapkan konsep yang unik agar menjadi ciri khas kedai kopi anda.

Konsep yang dipersiapkan pun tidak sembarangan, konsep harus sesuai dengan target pasar yang dibidik. Misalnya anda menargetkan pasar berusia 19 – 26 tahun yang notabene adalah young adult dimana mereka senang dengan konsep yang minimalist dan ambience yang tenang, tersedia fasilitas penunjang untuk kerja disana maupun kumpul komunitas, daftar harga yang sesuai dengan kantong mereka dan sebagainya.

        2. Memilih supplier kopi

Selain memperhatikan suasana kedai kopi untuk disesuaikan dengan target pasar, hal yang tak kalah penting adalah mendapatkan supplier kopi yang tepat. Karena supplier kopi yang tepat akan menentukan kualitas dan cita rasa kopi di kedaimu.

Meskipun idealnya ada dua jenis kopi yang hampir di pakai di semua warung kopi, yaitu Arabica serta Robusta, jenis – jenis kopi lain di berbagai daerah Indonesia yang berbeda – beda harus kamu pertimbangkan. Karena masing – masing daerah menghasulkan cita rasa dan ciri khas aroma kopi yang berbeda – beda.

        3. Memilih Lokasi yang tepat

Pemilihan lokasi yang tepat tentu berhubungan dengan target pasar seperti apa yang diincar dan konsep kedai kopi apa yang telah ditentukan. Misalnya target market anda adalah mahasiswa serta pekerja usia dewasa muda. Maka sebaiknya lokasi yang anda pilih adalah yang berlokasi di tengah kota yang dekat dengan area kampus dan tak jauh dari area perkantoran. Dengan demikian anda bisa memastikan bahwa lokasi kedai kopi anda mudah diakses oleh calon pelanggan nantinya.

       4. Menentukan dan merencanakan strategi pemasaran yang tepat

Selain menentukan konsep, keunikan, lokasi yang pas serta biji kopi yang lezat, hal yang tak kalah penting adalah menentukan serta merencanakan strategi pemasaran yang tepat. Karena bagaimana pun pemasaran adalah nadi bagi suatu usaha, apapun jenis usaha tersebut. Jika pemasaran tidak ditangani dengan serius maka jalan suatu perusahaan akan berhenti sewaktu – waktu.

Untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat, sebaiknya harus disesuaikan dengan target pasar yang telah dipilih. Misalnya jika target pasarnya adalah mereka yang produktif dan masih berusia 19 hingga 26 tahun maka target pasar anda adalah generasi milenial dan generasi Z. Sedangkan kedua generasi tersebut adalah mereka yang selalu berhubungan dengan dunia digital. Dengan demikian strategi pemasaran yang paling tepat untuk membidik mereka adalah lewat sosial media yang paling banyak mereka pakai, yaitu Instagram dan YouTube.

Analisa keuangan Bisnis Warung Kopi

Modal Awal

  • Biaya renovasi tempat sesuai tema warung kopi Rp 20.000.000
  • Pembelian peralatan pembuatan kopi atau coffee maker dan sejenisnya Rp 10.000.000
  • Meja, kursi dan segala aksesoris pendukung Rp 2.000.000

Jumlah                 =  Rp 32.000.000

Biaya Operasional

  • Biaya sewa tempat Rp 2.000.000
  • Pembelian bahan baku Rp 1.800.000
  • Biaya listrik, air dan internet Rp 1.000.000
  • Pembayaran gaji 2 orang pegawai Rp 2.000.000
  • Biaya pemasaran Rp 1.000.000

Jumlah                 = Rp 7.800.000

Omset

Target penjualan: 30 gelas kopi per hari

Harga kopi: 10.000/ gelas, sehingga dalam satu bulan perkiraan omset yang didapat:

  • 30 gelas X Rp 10.000 X 30 hari = Rp 9.000.000

Target penjualan snack: 15 pcs snack per hari

Harga snack Rp 5.000/ pcs, sehingga dalam satu bulan:

  • 15 pcs X Rp 5.000 X 30 hari = Rp 2.250.000

Jumlah total dari omset bulanan adalah Rp 9.000.000 + Rp 2.250.000 = Rp 11.250.000

Perhitungan Laba bersih : omset – biaya operasional

Rp 11.250.000 – Rp 7.800.000

= Rp 2.450.000

Mempersiapkan modal

Modal adalah kunci untuk membuka sebuah bisnis. Namun modal bukan hanya berbentuk jumlah nominal mata uang. Modal juga berupa pengetahuan mengenai segala macam mengenai kopi, mengatur SOP para pelayan serta mengetahui bagaimana menangani segala macam sifat konsumen.

Untuk modal yang berhubungan dengan nominal finansial, sebaiknya merupakan jumlah dari persiapan kebutuhan berupa pencatatan jumlah kas awal berupa pembelian barang bahan baku pembuatan kopi, pembangunan kedai, hingga biaya operasional termasuk gaji karyawan untuk beberapa bulan kedepan. Jika modal finansial anda dirasa kurang, anda dapat melakukan pinjaman kepada pihak bank, keluarga rekan atau mengajak investor untuk membangun bisnis kedai kopi ini bersama dan menetapkan sistem bagi hasil.

Jika semua tahapan rencana sudah kamu persiapkan, segera buka kedai kopimu dengan mantap sebelum kompetitormu mendahuluimu membuka kedai kopi.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk memulai bisnis kedai kopi.

Setelah bisnis kamu berhasil dijalankan dengan baik langkah selanjutnya adalah……..

Kelola Keuangan dengan Baik :

kamu juga harus mulai memikirkan untuk mengelola keuangan dengan baik dan membuat laporan keuangan akurat. Dengan laporan keuangan, kamu dapat lebih mudah melihat kondisi keuangan hingga membuat keputusan ketika ingin mengembangkan bisnis.

Salah satu software yang bisa menjadi pilihan terbaik adalah ACCURATE.  software akuntansi online yang memiliki berbagai fitur layanan yang cukup lengkap seperti perhitungan pajak otomatis, perhitungan keuangan, pengelolaan aset, audit terhadap data serta berbagai fitur lengkap lain yang dibutuhkan untuk sebuah software akuntasi yang baik.

Kamu juga dapat memonitor keuangan bisnis di mana pun dan kapan pun. ACCURATE juga memiliki berbagai fitur yang dapat membantu  mengelola bisnis, misalnya memonitor stok barang, mengirim invoice, dan lain sebagainya. langsung aja pakai softwarenya Gratis disini.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *