Apakah Database Accurate Dekstop Bisa Migrasi ke Accurate Online?

Accurate Accounting Software memiliki dua jenis yaitu : Accurate Dekstop (install di laptop/PC) dan Accurate Online (Cloud, tidak perlu install di laptop/PC)

Penyimpanan database Accurate Dekstop dengan Accurate Online pun berbeda. Lokasi database Accurate Dekstop disimpan di localdisk perusahaan. Sedangkan Accurate Online sifatnya Cloud.

Jika saat ini Anda sedang menggunakan Accurate Dekstop lalu ingin beralih ke Accurate Online, apakah databasenya bisa dipindahkan ke Acccurate Online ataupun sebaliknya jika Anda memakai Accurate Online suatu saat databasenya ingin didownload dan pindah ke Accurate Dekstop apakah bisa?

Jawabannya adalah tentu saja tidak bisa. Mengapa? Karena keduanya merupakan sistem dengan struktur data yang sangat jauh berbeda meskipun secara fitur hampir sama. Dengan alasan atau cara apapun jawabannya adalah tidak bisa

 

Contoh Laporan Keuangan Sederhana Untuk UKM di Accurate Accounting Software

Laporan keuangan akan membantu Anda dalam mengetahui kondisi finansial dari bisnis yang sedang di jalankan. Dalam penyusunan laporan keuangan ada banyak rangkaian yang harus dilakukan sehingga prosesnya pun memakan waktu cukup lama. Mempelajari cara membuat laporan keuangan belum cukup bila hanya dihafalkan, tapi harus langsung dipraktekkan. Berikut contoh laporan keuangan yang bisa Anda jadikan referensi.

Pertama adalah membuat transaksi penjualan dan transaksi pembelian terlebih dahulu. Dalam pembuatan ini, buku catatan yang dilibatkan adalah buku catatan pembelian, kas, persediaan barang, dan utang. Pertama-tama Anda harus menghitung neracanya dulu. Penghitungan neraca didapat dengan menghitung jumlah modal dan utang.

Contoh Soal:

Pak Andi telah mendirikan bisnis kue nastarnya sejak satu tahun yang lalu dengan modal sebesar Rp5.000.000. Dari bisnisnya tersebut, jumlah keuntungannya terus bertambah hingga ia berhasil memegang uang tunai sebesar Rp3.000.000 saat ini. Di gudang terdapat persediaan barang sebesar Rp4.000.000. dalam melakukan kegiatan operasionalnya, Pak Andi juga utang ke supplier sebanyak Rp2.000.000. Pada tanggal 1 Desember, Pak Andi melakukan transaksi penjualan dengan seorang pelanggannya dan berhasil mengirim kue nastarnya sejumlah Rp1.000.000. lalu 3 hari setelahnya, pelanggannya yang ada di Lombok ingin memesannya juga sehingga transaksi yang terjadi sebesar Rp1.500.000.

Seperti yang telah disebutkan bahwa langkah awal adalah dengan membuat neracanya.

Neraca

Ada hal yang perlu diingat dalam pembuatan neraca adalah harus seimbang antara jumlah aktiva dan passivanya. Contoh neracar diatas adalah neraca yang benar karena jumlah total keseluruhan antara kolom yang kiri sama dengan yang kanan. Setelah selesai, kini saatnya Anda menyusun perubahan. Adanya transaksi penjualan yang dilakukan Pak Andi akan mempengaruhi laporan pada buku kas dan buku penjualan. Berikut cara menyusun laporan keuangannya

Buku Kas

Buku Penjualan

Selain buku kas, adanya transaksi tersebut tentu saja juga harus dicatat ke dalam Buku Penjualan. Seperti ini contohnya :

Dalam prakteknya, sebuah bisnis tak hanya menerima pendapatan sebagai hasil dari penjualan barangnya. Untuk bisa menghasilkan produk tersebug, sebuah perusahaan perlu mengeluarkan sejumlah uang tertentu yang disebut dengan biaya operasionalnya. Laporan keuangan juga tidak hanya seputar pendapatan tapi juga pengeluaran. Berikut lanjutan soal mengenai pengeluaran bisnis Pak Andi

Pak Andi mengeluarkan biaya seperti membayar tagihan listrik sebesar Rp 700.000 pada tanggal 6 Desember. Untuk mendukung promosinya beliau juga harus membayar tagihan internet sebesar Rp 500.000 di hari yang sama. Pak Andi juga harus mengantarkan kue-kuenya ke para konsumen sehingga ia pun menghabiskan uang Transport sebesar Rp 100.000 seminggu setelahnya. Perlu Anda ketahui bahwa aktivitas pengeluaran ini akan mempengaruhi buku kas dan buku biaya.

Buku Kas

Anda harus mencatat semuanya, bukan hanya biaya tapi juga saldo awal serta hasil penjualan tunai yang diterima. Sehingga penulisannya seperti ini :

Buku Biaya

Buku biaya berbeda dengam buku kas, buku biaya ini hanya memasukkan sejumlah biaya yang diperlukan untuk kegiatan operasional tanpa harus menulis salso serta penjualan tuani. Jadi, ini lebih sederhana dibandingkan dengan buku kas.

Dengan mengetahui prinsip dasar membuat laporan keuangan sederhana di atas, Anda dapat lebih mudah memahami kondisi keuangan Anda. Apakah sudah siap membuat laporan keuangan Anda? Selamat mencoba! ^^

BACA JUGA :

Sulit Membuat Laporan Keuangan? Tenang! Ini Ada dan Contoh Laporan Keuangan

Pernah mengalami membuka usaha namun tak bisa membuat laporan keuangan? Tenang, berikut ini tips yang membuat Anda merasa lebih mudah untuk membuat laporan keuangan, tak perlu ribet dan bisa dilakukan bail manual maupun dengan komputer. Bagaimana caranya? Berikut tips dari kami untuk Anda :

Pisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha

Meski Anda merasa bahwa uang usaha adalah uang Anda, namun tak sebaiknya mencampur keuangan pribadi dan usaha Anda. Bila penghasilan Anda memang dari usaha, jadikan itu sebagi gaji bukan uang Anda. Hal ini akan mempermudah pembukuan dan meminimalisir adanya penggunaan uang perusahaan untuk keperluan pribadi..

Ingat, meski ini perusahaan adalah milik Anda, bukan berarti semua uang murni milik Anda. Ada juga untuk gaji pegawai dan pengeluaran lainnya, seperti listrik dan logisti.

Pisahkan Berdasarkan Buku

Pisahkan pembukuan untuk usaha Anda, hal ini untuk membuat laporan keuangan agar tidak rancu

Seperti ini contohnya :

  • Untuk transaksi penjualan tunai, sediakan tiga buku. Buku penjualan, buku kas dan buku persediaan barang
  • Untuk transaksi penjualan non tunai, sediakan buku penjualan, buku piutang dan buku persediaan barang
  • Sedangkan untuk transaksi pembelian tunai, gunakan buku pembelian, buku utang, dan buku persediaan barang
  • Yang terakhir, untuk transaksi pembelian non tunai, gunakan buku pembelian, buku utang, dan buku persediaan barang

Laporan Keuangan

Untuk membuat laporan keuanga, cukup menggunakan data-data dari buku tersebut yang dibagi menjadi data aktiva (jalur aktif) dan pasifa (jalur pasif). Misalnya :

Gunakan Software

Selain itu program ini juga bisa digunakan untuk membuat laporan dengan minimalisir kesalahan. Rekan kerja dan pemilik saham pun bisa mengakses data dengan mudah. Anda juga bisa mengubahnya dengan lebih efisien dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakannya

Bila Sudah Cukup Waktu, Tak Ada Salahnya Untuk Belajar

Tak ada salahnya untuk belajar membuat laporan keuangan yang lebuh detail. Berikut caranya :

  • Susun Neraca Saldo : Neraca saldo bisa diartikan sebagai daftar rekening buku besar dengan saldo debet atau kredit. Disusunnya neraca ini dilakukan bila semua jurnal sudah dibukukan ke dalam masing-masing rekening di buku besar
  • Mengumpulkan Data : diperlukan pengumpulan data transaksi agar makin akurat. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada transaksi yang belum tercatat dan tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode
  • Susun Worksheet : worksheet atau neraca lajur, disebut juga dengan kertas kerjam adalah cara memudahkan penyusunan laporan keuangan. Dimulai dari neraca saldo, kemudian pengumpulan data kembali

Jangan Takut Bertanya

Sebaiknya memang Anda bertanya pada orang yang benar-benar Anda percaya agar rahasia perusahaan tidak bocor kemana-mana.

Mentoring seperti ini juga akan memudahkan usaha Anda untuk ke depannya, dan jangan pernah ragu untuk membawa orang yang memang sudah ahli akuntansi untuk memudahkan bisnis Anda. Untuk itu, tak perlu bingung untuk memulai usaha meski tak mengeri bagaimana sebuah akuntansi bekerja (penulis.id)

BACA JUGA :

7 Strategi Pemasaran Ampuh Sepanjang Masa versi Accurate Accounting Software

Sejak ratusan tahun lalu, nenek moyang kita telah melakukan transaksi jual beli. Strategi pemasaran yang tetap ampuh sepanjang zaman telah diterapkan walaupun dengan cara yang sederhana. Walapun sederhana, pada kenyataannya strategi pemasaran tsb sudah terbukti ampuh meningkatkan penjualan.

Di era yang semakin maju ini dunia bisnis kian berkembang. Strategi pemasaran menjadi salah satu ujung tombak bagi kesuksesan sebuah bisnis. Tanpa pemasaran yang baik, sangat sulit untuk menjual produk dalam jumlah besar. Hal ini juga akan menghambat perputaran barang, dan akhirnya roda bisnis pun bisa macet. Duh!!

Beberapa pakar telah menerapkan strategi pemasaran modern untuk menjawab tantangan zaman. Namun, tahukan kamu bahwa ada strategi pemasaran yang tetap ampuh sepanjang zaman? Tidak ada salahnya kamu mempelajari juga strategi pemasaran klasik ini. 7 Strategi pemasaran yang tetap ampuh sepanjang zaman :

  1. Pendekatan Secara Personal

Sebelum menawarkan sebuah produk, pastikan kamu telah membuat kesan yang baik thd calon konsumen. Pendekatan secara personal salah satu stratregi pemasaran yang tetap ampuh sepanjang zaman. Konsumen akan merasa lebih nyaman melakukan transaksi kepada orang yang dikenanya secara personal. Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menerapkan strategi ini misalnya meminta mengisi survey, mengirimkan email ucapan ulang tahu, dan menanyakan tingkat kepuasan konsumen setelah melakukan transaksi.

2. Menunjukkan Produk Secara Langsung

Yup! meskipun transaksi online dianggap efisien, bertemu dengan tatap muka langsung dengan konsumen tetap menjadi pilihan. Sediakan contoh produk yang dapat dilihat langsung oleh calon konsumen. Berikan calon konsumen kesempatan untuk memahami spesifikasi produk dan memeriksa kualitasnya. Dengan strategi pemasaran ini, konsumen akan lebih yakin untuk membeli produk kamu.

contoh yang dapat dilihat langsung oleh calon konsumen. Berikan calon konsumen kesempatan untuk memahami spesifikasi produk dan memeriksa kualitasnya. Dengan strategi pemasaran ini, konsumen akan lebih yakin untuk membeli produk Anda.

3. Memberikan Diskon dan Produk Gratis

Kebanyakan calon konsumen akan tergiur dengan iming-iming potongan harga dan hadiah langsung berupa produk gratis. Pastikan kamu benar-benar memperhitungkan strategi potongan harga dan produk gratis ini. Calon konsumen kamu merupakan orang-orang yang cerdas. Jangan sampai melakukan penipuan dengan pura-pura memberikan diskon padahal konsumen sudah mengetahui berapa harga sebenarnya dari produk tsb. Jika nekat, kamu akan kehilangan kepercayaan konsumen. Bahaya banget nih!

4. Peka Terhadap Kebutuhan Konsumen

Konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, kamu perlu untuk cepat tanggap dan lebih peka dalam menanggapi kebutuhan konsumen ini. Kamu juga sebaiknya peka terhadap hal-hal yang tidak diungkapkan konsumen, disinilah intuisi kamu sebagai pebisnis bisa terasah. Kamu dapat menentukan bagaimana caranya dapat memuaskan konsumen dengan produk yang kamu jual.

4. Kemasan Produk yang Unik

Kemasan produk yang unik akan menjadi kesan pertama yang baik bagi calon konsumen untuk dilirik. Kemasan yang baik juga dapat memperkuat posisi produk pada kelas yang tepat sesuai segmentasi pasar. Sebaiknya kamu memperhatikan semua detailnya, mulai dari kotak kemasan, plastik pembungkus, hingga logo yang unik. Kemasan produk yang menarik sangat potensial meningkatkan minat calon konsumen untuk membeli produk Anda.

6. Product Branding

Agar bisa mencapai target penjualan yang ditetapkan, sangan penting untuk membuat produk dikenal masyarakat luas. Dalam mengenalkan produk, kamu sebaiknya menjelaskan tentang spesifikasi produk dab keunggulannya dibanding produk sejenis. Semakin banyak orang yang mengenal produk kamu, maka akan semakin bertambah jumlah calon konsumen potensial. Ini sangat baik untuk perkembangan bisnis kamu.

7. Melayani Dengan Sepenuh Hati

Tidak heran kalau melayani dengan sepenuh hati merupakan strategi pemasaran yang tetap ampuh sepanjang zaman. Kamu harus bersikap sabar dalam menjawab pertanyaan yang diajukan konsumen. Tanggapi setiap keluhan konsumen dengan solusi yang tepat. Bantulah konsumen berbelanja dengan sepenuh hati. Tentu ini tidak mudah jika kamu berhadapan dengan konsumen yang rewel. Percayalah, tidak selamanya konsumen akan rewel. Jika kamu melayaninya dengan sepenuh hati, konsumen yang rewel pun akan menjadi pelanggan yang setia. Karena pada dasarnya setiap manusia itu baik dan ingin diperlakukan dengan baik.

Kamu dapat membuat formulasi yang tepat dengan mensinergikan antara strategi pemasaran modern dengan klasik untuk mengembangkan bisnis kamu.

BACA JUGA :

Menampilkan Nama Pelanggan di RENE Point Of Sale Resto

Pada RENE Point Of Sale Resto ada fitur untuk melakukan transaksi “Take Away” serta memerluka untuk mengisi nama pelanggan yang memesan, seperti ini tampilannya :

1. Melakukan Proses Take Away

 

2. Memasukan Nama Pelanggan untuk Transaksi Take Away

 

3. Memasukan Nama Pelanggan Baru

Jika Anda ingin menampilkan Nama Pelanggan yang memesan tersebut pada struk pesanan ataupun struk pembayaran, maka bisa lakukan langkah-langkah berikut ini :

  1. Buka RENE Administration kemudian masuk ke menu Desain | Cetak Struk | pilih “Desain” pada struk pembayaran, atau pada struk pesanan | pilih “Text Object” dan letakkan di posisi yang diinginkan misal disebelah “Nomor Meja”

Menu Desain Cetak Struk Pembayaran / Pesanan

2. Masukkan script berikut : [IIF(<Hold Description>=”,<Customer Name>,<Hold Description>)]

Menambahkan Script Pada Text Object

3. Tutup dan simpan desainnya. Untuk hasil cetaknya adalah seperti gambar di bawah ini :

Hasil Cetak Struk Pembayaran dengan Nama Pelanggan

Mengetahui IP Address Static Atau Dynamic Pada Komputer di Accurate Accounting Software

IP Address (Internet Protocol Address) adalah alamat atau identitas numerik yang diberikan kepada sebuah perangkat komputer digunakan untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi dengan satu sama lain pada jaringan komputer lain.

Adapun fungsi IP Address (Internet Protocol Address) adalah digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan dan digunakan sebagai alamat lokasi jaringan

Pada penggunaan Accurate Accounting Software terdapat pilihan akses untuk membuka database yaitu Remote dan Internet. Terlebih lagi di Accurate 5 menggunakan Accurate License Manager di mana komputer yang terinstall dengan Accurate License Manager tersebut harus diset ber-IP STATIC.

Pada panduan ini akan diinformasikan bagaimana cara mengetahui IP Address komputer kita ini ber-IP Static atau Dynamic pada komputer

Dynamic yang artinya bisa berubah sewaktu-waktu

Static yang artinya tidak akan berubah-ubah secara otomatis atau disebut tetap

IP ADDRESS STATIS jika kita menentukan sendiri IP Address kita (bisa ditanyakan kepada staff IT atau pihak ISP nya untuk konfigurasi IP Static)

IP ADDRESS DYNAMIC jika kita memilih OBTAIN

Pertama, klik icon Bar Wi-Fi atau LAN nya seperti di bawah lalu klik Open Network and Sharing Center

Kedua, klik pada bagian Connections seperti pada gambar :

Ketiga, klik Properties seperti pada gambar :

Keempat, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) lalu klik Propeties terlihat seperti ini :

Kelima, jika tampilannya ternyata terpilih OBTAIN, maka IP Address komputer tersebut adalah Dynamic yang artinya bisa berubah sewaktu-waktu dengan mengambil IP Address yang tersedia pada range IP di jaringan tersebut

Keenam, jika tampilannya terpilih Use the following.. dan sudah terisi angka-angka IP Address komputer tersebut diset Static dan tidak akan berubah-ubah otomatis. IP Address di gambar hanya sebagai contoh dan bukan digunakan sebagai acuan di komputer Anda

Step diatas adalah mengetahui dan mengatur IP Address di komputer. Apakah IP Address tersebut Static atau Dynamic. Setelah langkah-langaknya sudah selesai dilakukan. Tahap selanjutnya adalah gunakan Accurate 5 seperti biasa.

BACA JUGA :

Muncul Notifikasi “Database is probably already opened by another engine instance in another Windows session” saat membuka database di Accurate Accounting Software

Ketika buka Accurate 5 kemudian muncul Notifikasi seperti gambar di bawah ini “Database is probably already opened by another engine instance in another Windows session” saat membuka database di Accurate Accounting Software. maka perlu dilakukan cara berikut :

Muncul Notifikasi "Database is probably already opened by another engine instance in another Windows session” saat membuka database di Accurate Accounting Software

Bagaimana caranya agar notifikasi tersebut tidak muncul kembali ? Langkah-langkah yang perlu di lakukan :

  • Pastikan tidak ada user lain yang sedang mengakses database tersebut dan jika ada yang masih mengakses silahkan tutup terlebih dahulu databasenya
  • Selanjutnya ke komputer yang menyimpan database, lalu ke menu Start | Control Panel | Administrative Tools | Services | Klik Firebird 2.5 Server | Klik Stop dan klik Start kembaliMuncul Notifikasi "Database is probably already opened by another engine instance in another Windows session” saat membuka database di Accurate Accounting Software
  • Selanjutnya bisa di coba akses kembali databasenya

Hubungi Telp/WA 0812-9797-4655

 

BACA JUGA :

Terdapat Perbedaan Waktu antara jam komputer Anda dengan jam pada komputer License Manager saat register Accurate 5 di Accurate Accounting Software

Muncul notifikasi pada saat register Accurate Versi 5 “Terdapat Perbedaan Waktu antara jam komputer Anda dengan jam pada komputer License Manager. Silahkan perbaiki masalah ini dan restart komputer Anda”

Notif tersebut dikarenakan tanggal atau jam di komputer client tidak sama dengan komputer server (komputer yang menginstall Accurate 5 License Manager). Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sbb :

  1. Ke menu Start | Control Panel | Date and Time
  2. Change Date and Time | edit Tanggal dan Jam sesuai dengan tanggal komputer yang menginstall Accurate 5 License Manager
  3. Kemudian restart komputer dan buka kembali Accurate 5 dan registrasi kembali
  4. Jika masih muncul error yang sama maka baik di komputer client dan komputer yang menginstall Accurate 5 License Manager

1) Ke menu start | control panel | date and time

2) Klik tab internet time | klik change settings | klik update now | klik ok danpastikan successfully

3) Lalu restart kedua komputer dan kemudian register kembali ACCURATE 5 nya

 

BACA JUGA :

Membatalkan Transaksi Recurring Yang Telah Berjalan di Accurate Accounting Software

Membatalkan Transaksi Recurring Yang Telah Berjalan di Accurate Accounting Software

Ada kalanya transaksi yang telah Anda recurring adalah transaksi yang salah. Bagaimana caranya untuk membatalkan transaksi yang sudah terlanjur dibuat recurring dan sudah diexecute menjadi invoice / transaksi ? Lalu bagaimana dengan transaksi yang belum diexecuted menjadi transaksi / invoice ?

  1. Transaksi yang sudah dibuatkan recurring dan sudah diexecuted, maka tidak bisa dibatalkan dengan cara mengedit dari List | Recurring, melainkan harus menghapuis transaksinya dari List | Transaction (tergantung apakah itu Other Payment dari Kas Bank atau transaksi lainnya)
  2. Setelah berhasil menghapus, agar proses recurring yang belum diexecuted bisa dibatalkan, maka kita buka List | Recurring nya, lalu klik Stopped pada bagian pojok kanan atas tampilan recurring, lalu klik Save

BACA JUGA :

 

Sisa Uang Muka Yang Diinput Melalui Faktur Penjualan

Sisa Uang Muka Yang Diinput Melalui Faktur Penjualan

Jika anda ingin mengetahui sisa uang muka yang diinput melalui Faktur Penjualan dengan memilih ite “Uang Muka / Down Payment” berikut langkah-langkahnya :

  1. Buka menu List (Daftar) | Sales (Penjualan) | Sales Invoice (Faktur Penjualan) dan jangan centang untuk filter tanggal dan outstanding only (hanya belum luna)-nya
  2. Klik Modify (Modifikasi) | Selected Column and Filter (Kolom & Filter Terpilih, kemudian pada “Invoice Type (Tipe Faktur)”  pilih pilihan “Down Payment (Uang Muka)” 
  3. Sampai disini anda akan mendapatkan informasi uang muka yang telah diinput melalui Faktur Penjualan dari awal s/d saat ini
  4. Selanjutnya ke menu Report (Laporan)|Index To Reports (Daftar Laporan) | Sales Reports (Laporan Penjualan)| Down Payment Used by Sales Invoice (Uang muka per Faktur)
  5. Filter tanggal pada Laporan ini dari awal s/d per hari ini sehingga akan ditampilkan semua uang muka yang sudah digunakan
  6. Selisihkan nilai Uang Muka anda lihat pada poin 1-2 denga laporan yang anda buka pada poin 4-5, hasilnya adalah nilai uang muka yang belum terpakai.

 

BACA JUGA :

Import Item Barang Dengan Saldo Awal Per Gudang atau Saldo Awal Dengan Cost Berbeda