PENGERTIAN UMKM

Sepatunya apa sih itu UMKM? UMKM adalah singkatan dari usaha mikro, usaha kecil dan juga usaha menengah.  Usaha UMKM sendiri bukan menjadi usaha cabang karena UMKM menjadi usaha yang produktif yang menjadi milik dari perorangan maupun badan usaha.

Bahkan perundang-undangan no. 20 tahun 2008 pun telah memberikan pengertian tentang UMKM yang mana kriterian dari UMKM tersebut akan dibedakan secara masing-masing. Dimulai dari usaha mikro, kemudian usaha kecil serta usaha menengah. Nah, untuk bisa mengentahui lebih lanjut maka bisa simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian UMKM dari sudut para ahli

  • Menurut rudjito definisi dari UMKM sendiri ialah sebuah usaha yang memiliki peranan penting dalam perekonomian di negara Indonesia baik dari segi lapangan kerja yang mampu tercipta serta dari sisi jumlah usahanya.
  • Sedangkan menurut Ina primiana arti dari UMKM sendiri merupakan pengembangan 4 kegiatan ekonomi utama yang sebagai motor penggerak dari pengembangan Indonesia yakni industri manufaktur, bisnis kelautan, sumber daya manusia, dan juga agribisnis. Bukan hanya itu saja, sebab Ina primiana juga mengatakan apabila UMKM tersebut juga dapat didefinisikan sebagai pengembangan kawasan yang menjadi andalan agar mampu mempercepat pemulihan ekonomi serta mewadahi program dari prioritas dan pengembangan sektor yang memiliki potensi. sedangkan usaha kecil sendiri bisa menjadi upaya dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat.
  • Menurut M. Kartono sendiri definisi dari UMKM adalah kegiatan ekonomi rakyat yang mempunyai kekayaan bersih maksimal mencapai 200 juta rupiah yang mana tanah serta bangunan tempat usaha pun tidak diperhitungkan. Maupun mereka yang sudah mempunyai omset penjualan tahunan paling banyak sebanyak 1 milyar rupiah serta dimiliki oleh warga negara Indonesia.

Kriteria Agar Dapat Disebut UMKM

UMKM mempunyai kriteria kriteria yang wajib diperhatikan sehingga para pelaku UMKM pun bisa mengetahui jenis usaha apa yang sedang dijalankan. Mengetahui kriteria dari UMK juga sangat penting di koran akal hal tersebut menjadi salah satu syarat dalam mengurus surat izin usaha ke depannya sehingga para pelaku bisnis pun bisa mengetahui seberapa besar pajak yang akan dibebankan ketika usaha tersebut dijalani.

Nah, berikut ini adalah definisi dari masing-masing UMKM beserta dengan kriterianya:

  • Definisi untuk usaha mikro

Usaha mikro sendiri bisa diartikan merupakan sebuah usaha ekonomi yang cukup produktif di mana usaha tersebut dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha yang telah sesuai dengan kriteria usaha mikro. Usaha yang termasuk dalam kriteria usaha mikro merupakan usaha yang mempunyai kekayaan bersih yang dapat mencapai 50 juta rupiah serta tidak termasuk dalam bangunan serta tanah dari lokasi usaha yang dijalani. Hasil dari penjualan usaha mikro pada setiap tahunnya paling banyak bisa mencapai 300 juta rupiah.

  • Definisi untuk usaha kecil

Usaha kecil sendiri merupakan usaha ekonomi yang bisa dikatakan sangat produktif dan independen karena usaha kecil tersebut berdiri sendiri yang dimulai dari perorangan maupun kelompok yang mana usaha kecil tersebut bukanlah menjadi cabang dari perusahaan utama. Usaha kecil ini dikuasai serta dimiliki secara langsung ataupun tidak langsung dari usaha menengah

Kriteria usaha kecil ialah usaha yang mempunyai kekayaan bersih mencapai 50 juta rupiah yang mana maksimal kekayaan dapat mencapai 500 juta rupiah. Sedangkan untuk hasil dari penjualan bisnis pada setiap tahun di mulai dari 300 juta rupiah hingga yang paling banyak adalah 2,5 milyar rupiah.

  • Pengertian UMKM usaha menengah

Pengertian usaha menengah merupakan sebuah usaha dalam ekonomi yang produktif yang mana bukan menjadi cabang atau anak usaha yang berasal dari perusahaan pusat. usaha menengah tersebut juga menjadi bagian secara langsung ataupun tidak langsung pada usaha kecil maupun usaha besar yang mana telah dari kekayaan bersihnya sesuai dari yang telah diatur oleh perundang-undangan.

Usaha menengah kerap kali dikategorikan menjadi bisnis yang besar dengan kriteria kekayaan bersih yang dipunyai pemilik usaha dapat mencapai lebih dari 500 juta rupiah bahkan sampai 10 milyar rupiah. Yang mana hal tersebut tidak termasuk dalam bangunan serta tanah dari lokasi usaha. Hasil penjualan tanahnya dapat mencapai sekitar 2,5 milyar rupiah hingga mencapai 50 miliar rupiah.

Klasifikasi Dari Usaha Kecil Menengah

Jika dilihat dari perkembangannya UKM yang berada di Indonesia bisa dibedakan menjadi empat kriteria, diantara:

  • Livelihood activities, kriteria UKM yang satu ini adalah UGM yang dimanfaatkan untuk kesempatan kerja dalam mencari nafkah, atau yang lebih umum dikenal menjadi sektor informal contohnya saja adalah para pedagang kaki lima.
  • Yang kedua ada micro enterprise, yang merupakan UKM dimana micro enterprise belum memiliki sifat yang kewirausahaan namun telah memiliki sifat pengrajin.
  • Yang ketiga adalah small dynamic enterprise adalah usaha yang sudah bisa menerima pekerja dan mempunyai jiwa enterpreunership.
  • Fast moving enterprise, di mana kriteria yang terakhir ini merupakan UKM yang memiliki jiwa kewirausahaan serta dapat bertransformasi menjadi sebuah usaha yang cukup besar atau UB.

Ciri-Ciri Dari Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah

  • Ciri yang pertama adalah jenis komoditi atau barang yang berada pada usaha tersebut tidak tetap atau bisa saja berganti sewaktu-waktu.
  • Tempat untuk usaha UMKM adalah fleksibel yang mana dapat berpindah sewaktu-waktu.
  • Usaha yang digeluti belum menerapkan adanya sistem administrasi bahkan keuangan pribadi serta keuangan usaha pun masih disatukan.
  • Untuk sumber daya manusia yang berada di dalam usaha tersebut belum memiliki jiwa wirausaha yang mumpuni.
  • Umumnya tingkat dari pendidikan para SDM terbilang cukup rendah.
  • Umumnya pelaku dari UMKM sendiri belum mempunyai akses perbankan akan tetapi sebagian besar sudah mempunyai akses pada lembaga keuangan non bank.
  • Ciri yang terakhir biasanya usaha tersebut belum mempunyai surat izin usaha atau legalitas termasuk dalam NPWP.

Jenis-Jenis Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah

  • Bisnis kuliner

Salah satu usaha UMKM yang sangat digandrungi oleh kalangan muda pada saat ini adalah usaha kuliner. Berbekal dengan adanya inovasi pada bidang makanan serta modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, maka bisnis kuliner ini bisa dikatakan sangat menjanjikan karena pada setiap orang akan membutuhkan makanan.

  • Bisnis fashion

Bukan hanya makanan saja UMKM yang berada pada bidang fashion pun semakin hari akan semakin meningkat. Hal ini dikarenakan pada setiap tahunnya mode trend dari fashion akan hadir yang baru di mana terdapat inovasi-inovasi yang pastinya menarik minat para konsumen sehingga hal tersebut bisa saja meningkatkan pendapatan dari pelaku bisnis fashion tersebut.

  • Usaha agribisnis

Banyak orang yang mengatakan jika usaha agribisnis yang berada pada bidang pertanian diwajibkan memiliki modal tanah yang sangat luas. Namun rupanya hal tersebut tidak selalu diterapkan jika ingin membangun agribisnis. Karena bisa saja, Anda memanfaatkan halaman rumah Anda agar bisa digunakan untuk agribisnis.

Nah, itulah sekilas informasi yang bisa diberikan kepada anda mengenai UMKM adalah usaha mikro kecil dan menengah. Semoga saja dengan penjelasan di atas bisa berguna bagi Anda semua yang ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses.

Kemudian UMKM jangan pernah melupakan yaitu manajemen keuangan yang akan membantu dan mempermudah permasalahan keuangan bisnis UMKM, dengan menggunakan Accurate bisnis UMKM jadi mudah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *