Trik Bisnis Kedai Kopi Bagi Pemula

Siapa yang tidak tahu kopi? Minuman ini sudah ada sejak jaman dahulu kala dan tersebar di seluruh belahan dunia. Tiap-tiap daerah pun mempunyai versi kopi tersendiri dan beberapa di antaranya terkenal karena kekhasannya. Kopi juga tidak mengenal kasta, mulai dari kelas atas hingga bawah sekalipun menyukai minuman pahit-manis satu ini.

Akhir-akhir ini, entah ada angin apa tiba-tiba popularitas kopi melunjak tinggi. Semakin banyak orang yang kecanduan dengan kopi, dan mencari kedai kopi yang cocok dan pas. Sembari meminum kopi, biasanya orang-orang akan berkumpul dan membahas tugas atau sekadar bercengkrama di malam hari.

Hal ini tentu saja membuat para pengusaha tidak tinggal diam. Kini, sepanjang mata memandang Anda akan menemukan setidaknya satu kedai kopi di sederet jajaran toko. Bisnis memang memanfaatkan peluang yang ada, dan kali ini peluang yang sedang bagus adalah bisnis kopi.

Dasar-dasar Memulai Bisnis Kedai Kopi

Namun yang namanya bisnis, tetap saja ada untung dan ruginya. Apabila Anda tertarik untuk memulai bisnis kedai kopi, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah memahami konsepnya terlebih dahulu. Apa yang akan Anda rencanakan dan kelola, harus dirinci dan persiapkan secara detail sehingga Anda terhindar dari resiko kegagalan.

  1. Konsep Bisnis

Untuk menghindari persaingan bisnis kopi, Anda harus membuat konsep yang kuat. Selain untuk membedakan bisnis Anda dengan bisnis kopi lainnya, konsep bisnis juga dapat membantu menarik konsumen hingga membantu mengembangkan bisnis.

Konsep yang Anda gunakan dalam membuka kedai kopi akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis. Misalnya, Anda mengusung konsep minimalis, maka menu kopi yang dibuat juga harus berkonsep minimalis.

  1. Modal Bisnis

Modal adalah salah satu hal penting yang harus dipikirkan sebelum memulai bisnis. Untuk memulai bisnis kedai kopi, modal juta rupiah pun cukup.

Mulailah dengan kedai kopi sederhana dan jangan pernah paksakan untuk membuat kedai kopi yang mewah. Bagaimanapun Anda harus melihat bagaimana kemampuan Anda.

  1. Target Konsumen

Sebelum memulai, Anda juga harus memikirkan dan menentukan siapa target yang cocok untuk bisnis kedai kopi Anda. Setelah menentukan target konsumen, Anda juga harus mulai menganalisanya, apa pendapat mereka tentang cita rasa kopi, dan apa pekerjaan mereka?

Memahami konsumen dengan baik, berarti Anda dapat menentukan strategi yang tepat seperti lokasi bisnis, desain coffee shop yang cocok, harga yang pas, dan lain sebagainya.

  1. Mencari Supplier

Mencari supplier juga harus disesuaikan dengan target konsumen yang telah Anda tentukan. Misalnya, Anda menentukan bahwa target konsumen Anda adalah kelas menengah ke bawah, berarti Anda dapat mencari supplier dengan mudah di pasaran.

Tapi, jika target konsumen Anda adalah kelas menengah ke atas yang lebih mementingkan cita rasa daripada harga, Anda harus mencari supplier kopi dengan kualitas yang baik, dan tidak cukup dengan kopi bubuk instan yang dijual dipasaran.

  1. Lokasi Bisnis

Apapun bisnis yang dijalankan, lokasi strategis adalah salah satu hal yang dapat menentukam apakah bisnis Anda akan berkembang. Misalnya, Anda menggunakan konsep kedai kopi sederhana, berarti Anda harus memilih lokasi yang berdekatan dengan banyak orang.

Namun, jika Anda menggunakan konsep kafe, Anda dapat mencari lokasi yang berdekatan dengan kampus, mall, sekolah, kantor, dan lain sebagainya. Karena orang-orang tersebut lebih menyukai kedai kopi dengan nuansa yang trendi dan kekinian.

  1. Promosi Bisnis

Untuk memperkenalkan produk ke masyarakat luas, Anda harus melakukan promosi bisnis. Di mana promosi bisnis dapat Anda lakukan dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan strategi mulut ke mulut, me-review  kedai kopi Anda melalui social media, atau memberikan diskon harga kepada konsumen Anda di hari-hari spesial.

Peralatan Wajib yang Harus Anda Punya di Kedai Kopi

Agar semua peralatan digunakan dan tidak terbengkalai saat kedai kopi mulai beroperasi, pilihlah peralatan kopi yang memang dibutuhkan. Jangan sampai, membeli peralatan kopi namun ketika beroperasi malahan tidak digunakan sama sekali. Lalu bagaimana menentukan, apakah peralatan kopi tersebut merupakan kebutuhan atau tidak.

Memudahkan menilai apakah peralatan kopi tersebut adalah sebuah kebutuhan atau tidak, sebagai langkah awal pahami konsep kedai kopi dan menu kopi yang akan disediakan. Berawal dari hal itu, barulah bisa menentukan alat kopi apa yang akan dibeli untuk melengkapi kebutuhan, dan selanjutnya sesuaikan dengan ruang kedai kopi.

Perlengkapan kedai kopi yang wajib misalkan coffee grinder dan scale, kedua hal ini adalah wajib sebagai awal, yang lainnya bisa menyusul di bulan-bulan berikutnya. Sebab tanpa keduanya, untuk menciptakan kopi yang punya karakter rasa yang konsisten akan sulit.

Jika dalam konsep menu kopi ada menggunakan sajian kopi dengan susu, haruslah membutuhkan kulkas untuk penyimpanan susu agar tetap segar ketika akan digunakan.

Setidaknya, bagaimana pun konsep menu kopi, harus menyediakan minimal 1 jenis alat manual brew, paling umum tiap kedai kopi punya manual brew seperti V60, Syphone dan French Press ketika memulai kedai kopi mereka.

Mempertahankan Bisnis Kedai Kopi

Memulai bisnis memang sulit, namun mempertahankan bisnis jauh lebih sulit. Termasuk dengan bisnis kopi ini, meskipun jangkauannya tergolong sedikit. Meskipun Anda hanya berjualan kopi, Anda harus melakukannya dengan serius agar tidak berakhir pada gulung tikar.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk dapat mempertahankan bisnis kedai kopi Anda:

  1. Karyawan

Karyawan juga menentukan arah bisnis Anda yang berlangsung, maka tidak akan ada salahnya apabila Anda memilih karyawan yang tidak jauh dari kehidupan Anda atau mereka yang masih memiliki ikatan keluarga, tetangga, maupun rekan Anda.

Hal di atas akan mempengaruhi kesigapan, serta kualitas diri mereka. Begitu pula dengan konsep untuk karyawan pun juga sebaiknya Anda hadirkan. Dengan konsep karyawan yang tepat, maka akan memberikan nilai tersendiri dari para pelanggan atau konsumen pada bisnis kopi Anda.

  1. Konsep Tambahan

Tidak ada salahnya bila Anda memiliki konsep tambahan untuk menjalankan bisnis kopi Anda. Misalnya saja dengan menambahkan beberapa menu hidangan yang cukup untuk membantu menjadi teman sambil menyeduh kopi. Dengan begitu, pelanggan akan semakin dimanjakan menggunakan hal yang sederhana.

  1. Pelayanan yang Berkualitas

Selalu memberikan pelayanan segar dan menyenangkan akan sangat membantu Anda dalam mengolah bisnis menjadi sangat dinamis. Ini akan menjadi suatu keunggulan yang mungkin saja sulit didapatkan oleh konsumen dari bisnis kopi lainnya.

Jadikan bisnis kopi Anda sebuah usaha yang memiliki etika, karena ini akan memberikan timbal balik luar biasa dari para pelanggan. Dengan pelayanan yang baik dan ramah, Anda pun juga harus memperhatikan higienis dari tempat atau lokasi yang Anda gunakan untuk bisnis kopi tersebut.

  1. Strategi Pemasaran

Anda dapat menggunakan cara online maupun offline. Jika Anda sudah menjalankan konsep bisnis offline, maka Anda bisa menggunakan sosial media untuk memasarkan bisnis kopi Anda secara online. Jadi akan semakin banyak yang mengenal mengenai bisnis kopi yang Anda jalankan.

Itulah tadi hal-hal yang harus Anda perhatikan apabila Anda ingin memulai usaha kedai kopi. Anda harus benar-benar paham terhadap bisnis yang akan Anda jalankan, dan itu termasuk bisnis kopi ini. Jangan anggap remeh hanya karena ini sekadar usaha minuman instan, karena apabila Anda bersungguh-sungguh, omzet yang Anda hasilkan bisa besar.

        5. Pencatatan dan Pembukuan

Anda harus mencatat segala transaksi dan stock barang di bisnis anda, agar mempermudah proses bisnis yang dijalankan. Karena pencatatan dan pembukuan faktor penting dalam berkembangnya suata usaha. Banyak pengusaha merekomendasikan software akutansi online terbaik di Indonesia yaitu Accurate Online. Anda bisa mencoba gratis untuk menyesuakian dengan bisnis anda dengan cara KLIK DISINI.

Free Konsultasi Accurate Online ke Whatsapp 081281091718 (Karunia)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *